YCAB Foundation
search
  • Home
  • Siapa Kita
    • Tentang YCAB Foundation
    • Premise of Change
    • Inilah Tim Kami
    • Nilai Utama Kami
  • Program
    • Grantmaking
    • Center of Change
    • Program Kami
    • Penerima Manfaat Kami
    • Jejak Internasional
  • YCAB in Numbers
  • Impact Report
  • Berita & Media
    • Berita & Highlight
    • Liputan Media
  • Donate
  • Volunteer
  • EN
  • Skip to primary navigation
  • Skip to main content

YCAB Foundation

Child by Child We Build Our World

search
  • Donate
  • Volunteer
  • EN
  • EN
  • Home
  • Siapa Kita
    • Tentang YCAB Foundation
    • Premise of Change
    • Inilah Tim Kami
    • Nilai Utama Kami
  • Program
    • Grantmaking
    • Center of Change
    • Program Kami
    • Penerima Manfaat Kami
    • Jejak Internasional
  • YCAB in Numbers
  • Impact Report
  • Berita & Media
    • Berita & Highlight
    • Liputan Media

Inilah Tim Kami

Kami adalah sekelompok orang yang memiliki pemikiran yang sama yang sungguh-sungguh dan bersemangat untuk menjadikan dunia tempat yang lebih baik sesuai dengan bakat dan kapasitas kami masing-masing. Kami percaya bahwa kemandirian finansial dan keswasembadaan sangat penting bagi perkembangan, dan martabat diutamakan sebelum perkembangan. Oleh karena itu, kami bekerja keras untuk membina generasi muda yang rentan dengan memberi mereka akses terhadap pendidikan dan bantuan ekonomi. Kami percaya pada penciptaan dan implementasi program yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Hanya ini yang mampu menciptakan perubahan sistemik.

YCAB Foundation

Tim Eksekutif

Veronica Colondam

Veronica Colondam

Founder & CEO

Veronica Colondam

Founder & CEO

YCAB Foundation merupakan organisasi pendiri sekaligus organisasi utama dari YCAB Social Enterprise Group, yang didirikan pada tahun 1999 dengan misi memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui inklusi keuangan. Hingga saat ini, YCAB telah menjangkau lebih dari lima juta pemuda dan perempuan berpenghasilan rendah. Yayasan ini memiliki status Konsultatif Umum (General Consultative Status) di Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN ECOSOC) serta menempati peringkat ke-28 LSM terbaik di dunia menurut NGO Advisor 2024.

Sebagai pemimpin pemikiran (thought leader) yang diakui dalam bidang inovasi sosial dan penciptaan dampak, ia telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Asia21 Fellow dari Asia Society (2006), Young Global Leader dari World Economic Forum (2008), EY Social Entrepreneur of the Year (2011), Schwab Foundation Awardee (2012), salah satu dari Forbes Asia’s 48 Heroes of Philanthropy (2015), serta salah satu Asia’s Top Superwomen (2021). Ia juga dua kali menerima penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, masing-masing pada tahun 2001 di Wina dan 2017 di New York. Ia meraih gelar Master of Science dari Imperial College London serta telah menyelesaikan berbagai program eksekutif di bidang kepemimpinan, kewirausahaan sosial, dan investasi berdampak di Harvard Kennedy School, Yale, MIT, INSEAD, Saïd Business School University of Oxford, dan Judge Business School University of Cambridge.

Sejak tahun 2018, ia menjabat sebagai Komisaris Independen PT PNM Indonesia, salah satu lembaga pembiayaan mikro terbesar di dunia dengan portofolio pinjaman lebih dari USD 4 miliar yang melayani lebih dari 15 juta perempuan pelaku usaha ultra mikro. Ia juga merupakan mantan Ketua AVPN, jaringan investasi sosial terkemuka di Asia (2021–2025). Di bawah kepemimpinannya, YCAB berhasil menghimpun lebih dari USD 120 juta dana berdampak untuk memberdayakan pemuda berpenghasilan rendah dan perempuan pelaku usaha ultra mikro.

Menikah dan dikaruniai tiga orang anak, ia memiliki semangat besar dalam membimbing generasi muda agar mampu memimpin dengan tujuan yang jelas serta menciptakan dampak yang berkelanjutan.

Stella Tambunan

Stella Tambunan

Bendahara

Stella Tambunan

Bendahara

Stella M. Tambunan adalah seorang profesional yang sangat berprestasi dengan latar belakang pendidikan yang kuat di bidang bisnis dan teknik. Pengalamannya yang luas dalam bidang keuangan, kewirausahaan sosial, dan investasi telah membentuknya menjadi sosok sukses seperti saat ini. Saat ini, ia menjabat sebagai Project Director di Systemiq, sebuah perusahaan yang berfokus pada penanganan perubahan iklim. Sebelumnya, sebagai VP of Investments di Indonesia Investment Authority, ia menunjukkan kepemimpinannya dengan memimpin investasi di sektor transportasi udara serta membangun hubungan strategis dengan berbagai instansi pemerintah.

Komitmen Stella yang teguh dalam mendorong perubahan sosial tercermin dari perannya yang berpengaruh di YCAB Social Enterprise Group. Sebelum menjadi anggota dewan, ia menjabat sebagai Group CFO sekaligus CEO YCAB Ventures, dengan fokus pada pembiayaan mikro dan pemberdayaan perempuan. Kariernya yang berdampak juga mencakup berbagai posisi penting di organisasi ternama seperti International Finance Corporation, Wharton Social Venture Fund, dan Grameen America, tempat ia memperoleh pengalaman yang sangat berharga di bidang investasi dan keuangan. Selain sebagai profesional yang berdedikasi, Stella juga aktif berpartisipasi dalam berbagai inisiatif, termasuk World Economic Forum’s Global Shapers.

Adelle Odelia Tanuri

Adelle Odelia Tanuri

Sekretaris Jenderal

Adelle Odelia Tanuri

Sekretaris Jenderal

Adelle Tanuri menjabat sebagai Sekretaris Jenderal YCAB Foundation dan Kepala Investasi Berdampak (Head of Impact Investments) di YCAB Ventures, di mana ia turut memimpin IWEF (Indonesia Women Empowerment Fund). Selain itu, ia adalah Rekan Pendiri (Co-founder) dan Direktur Rahasia Gadis, komunitas daring (online) perempuan terbesar di Indonesia yang berfokus pada kesehatan mental, hak-hak perempuan, dan kepemimpinan perempuan.

Adelle memiliki gelar jurusan ganda (double major) di bidang Ekonomi dan Studi Pembangunan dari UC Berkeley dan telah memperluas pengetahuannya dalam bidang Inovasi Bisnis untuk Tanggung Jawab Sosial di University of Geneva, Swiss. Ia juga merupakan alumnus program “Impact Investing for the Next Generation” dari Harvard/University of Zurich bersama UBS.

Dengan jiwa kewirausahaan dan keahlian investasinya, Adelle berupaya menciptakan lebih banyak peluang, pemberdayaan, dan akses pendidikan bagi anak perempuan dan wanita yang prasejahtera dan terpinggirkan di seluruh Indonesia.

Dewan Komisaris

Pieter Tanuri

Pieter Tanuri

Dewan Pengawas

Pieter Tanuri

Dewan Pengawas

Minat Pieter pada pasar keuangan telah menjadikannya ketua beberapa perusahaan sekuritas dan manajemen aset. Dengan pengalamannya yang luas, mulai dari perbankan hingga manufaktur, Pieter menjual pabrik bannya ke Michelin dan dengan semangat merintis minatnya dalam bisnis olahraga.Antusiasmenya ini mendorongnya untuk mengakuisisi klub sepak bola Bali United setelah menyelesaikan karirnya dalam industri manufaktur. Hingga saat ini, Bali United adalah klub sepak bola paling tersohor yang dikelola dengan baik dengan lebih dari lima juta penggemar dan menjadi juara Liga Nasional Indonesia dalam dua tahun berturut-turut (2019 & 2022). Bali United adalah salah satu dari sedikit klub sepak bola di Asia yang go public dan tercatat di Bursa Efek Jakarta pada pertengahan Juni 2019.

Sejak awal, Pieter telah menjadi mentor dan pendukung penting bagi YCAB. Ia dengan senang hati melatih tim untuk tumbuh dan berkembang sejak 1999.

Pernikahannya yang bahagia dengan Veronica Colondam dikaruniai tiga anak yang sudah dewasa.

Victor Colondam

Victor Colondam

Dewan Komisaris

Victor Colondam

Dewan Komisaris

Victor Colondam bergabung dengan Dewan Komisaris pada awal tahun 2015. Sebelum bergabung, Victor pun sudah memberikan dukungannya yang besar kepada adiknya, Veronica, CEO YCAB. Mendiang ibu mereka, Charlotte Marriane Elizabeth Cussoy-Colondam (1937-2002), juga turut mendirikan YCAB sehingga YCAB merupakan bagian dari warisan keluarga.

Dengan motto pribadinya “banyak diberi, banyak diharapkan”, ia menjalani kehidupan dengan pengabdiannya pada kehidupan spiritual dan memberi telah menjadi bagian besar dari ibadahnya.

Setelah lulus dengan gelar Teknik Elektro, Victor memulai beberapa bisnis di bidang manufaktur rantai pasokan bisnis elektron dan sekarang memegang posisi senior di perusahaan milik Michelin, PT. Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA).

Victor penikmat olahraga dan sangat menyukai bulu tangkis. Ketika muda, ia berlatih sebagai atlet hingga mengalami cedera yang mengakhiri karirnya dalam olahraga kompetitif.

Victor menikah dan memiliki tiga anak. Dua anaknya sedang menempuh studi magister dan sarjana, masing-masing di Inggris dan Australia.

Dewan Pengawas

Lisa Luhur Schad

Lisa Luhur Schad

Ketua Dewan Pengawas

Lisa Luhur Schad

Ketua Dewan Pengawas

Lisa Luhur-Schad mengawali karirnya di RCTI, pionir perusahaan televisi swasta Indonesia. Selama bertahun-tahun, ia memperluas portofolionya yang tidak hanya mencakup televisi, tetapi juga media cetak. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Harian Media Indonesia pada tahun 2006-2014. Pada saat ini, beliau menjabat sebagai Chief CSR Officer Media Group yang mencakup seluruh kegiatan tanggung jawab sosial dalam grup dan unit bisnisnya. Lisa juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Yayasan Sukma – sebuah organisasi sosial yang didirikan oleh Media Group untuk mengelola bantuan kemanusiaan bagi korban tsunami dan bencana alam lainnya yang telah mengumpulkan ratusan miliar Rupiah untuk mengubah kehidupan para pengungsi di seluruh nusantara. Selain itu, Lisa juga menjadi Ketua Yayasan Media Group dan Ketua Yayasan Kick Andy yang telah menginisiasi banyak gerakan untuk mendukung masyarakat terpinggirkan. Kick Andy adalah acara talk show ternama yang telah menginspirasi jutaan orang di Indonesia melalui program mingguannya.

Di sela-sela kesibukan kehidupan profesionalnya, Lisa menyempatkan waktu untuk memperdalam pendidikannya, salah satunya dengan ikut serta dalam IDEAS Fellowship Program, MIT-Sloan School of Management, Boston (Innovative Dynamic Education & Action for Sustainability). Pada tahun 2010, Ibu Luhur-Schad dengan besar hati menerima tawaran untuk menjadi penasihat internasional YCAB.

Arie Armand

Arie Armand

Dewan Pengawas, Komite Risiko dan Kepatuhan

Arie Armand

Dewan Pengawas, Komite Risiko dan Kepatuhan

Arie adalah lulusan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Ia kemudian menyelesaikan studi pasca sarjana di Indiana University Maurer School of Law, Bloomington, Indiana, USA pada tahun 2005.

Arie adalah anggota Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) dan Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM). Spesialisasi Arie mencakup bidang perbankan dan keuangan, pasar modal, transaksi M&A serta sekuritisasi portofolio pinjaman.

Pada tahun 2019, Arie dinominasikan sebagai pengacara terinspiratif dalam bidang non-litigasi pro bono oleh Hukumonline atas dedikasinya membantu beberapa LSM dan yayasan yang berfokus pada bidang pendidikan, neonatal, dan kesehatan anak.

Rofikoh Rokhim

Rofikoh Rokhim

Dewan Pengawas

Rofikoh Rokhim

Dewan Pengawas

Rofikoh Rokhim adalah Guru Besar dan Direktur program Magister Manajemen di Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia. Minat penelitian Rofikoh meliputi perbankan, keuangan, pasar modal, tata kelola yang baik, krisis ekonomi, dan pengembangan keuangan dalam negeri, penanaman modal asing, kredit mikro, dan penelitian lainnya. Ia telah menerbitkan beberapa jurnal akademis mengenai isu-isu terkait keuangan dan ekonomi.

Pada saat ini, Rofikoh aktif dalam beberapa kegiatan di luar dunia akademis, antara lain menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama / Komisaris Independen Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia juga diangkat sebagai Komisaris Utama PT Hotel Indonesia Natour. Rofikoh bergabung dalam Komite Pelayanan dan Keanggotaan dan Kebijakan Kinerja Organisasi dan Pengelolaan SDM BPJS TK. Ia juga pernah menjadi anggota audit dan manajemen risiko di PT Pos Indonesia. Ia ditugaskan sebagai anggota dewan di Article 33 Foundation. Ia juga pernah menjadi anggota gugus tugas Dana Desa Kementerian Desa, Transmigrasi dan Daerah Terpencil dan gugus tugas Antimafia Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam. Rofikoh memperoleh gelar Doktor dengan konsentrasi Mikro Terapan dan Makroekonomi dari Université de Paris 1 Panthéon-Sorbonne, Perancis, pada tahun 2005.

Sukirno Tarjadi

Sukirno Tarjadi

Dewan Pengawas, Komite SDM dan Etika

Sukirno Tarjadi

Dewan Pengawas, Komite SDM dan Etika

Sukirno Tarjadi, lahir pada tahun 1962, adalah seorang konselor, pembicara public, dan pelatih. Ia memiliki diploma pascasarjana Satir Transformational Systemic Therapy (model terapi keluarga) dari Satir Institute of the Pacific (Vancouver).

Ia juga memiliki lisensi dari institut tersebut untuk mengadakan pelatihan bagi para konselor. Ia rutin mengadakan kelas konseling dan terapi keluarga, pengasuhan orang tua, dan pengayaan hidup. Sukirno juga membantu klien perorangan untuk konseling dan terapi. Sukirno dan istrinya bersertifikat dalam Taylor-Johnson Temperament Analysis (T-JTA) dan Common-Sense Parenting.

Dewan Komite

Shasha Disyacitta

Shasha Disyacitta

Komite SDM dan Etika

Shasha Disyacitta

Komite SDM dan Etika

Sebagai anggota Komite SDM dan Etika YCAB, Shasha aktif menjalankan praktik psikologi sebagai konsultan SDM dan berkomitmen pada profesinya. Ia mengenal YCAB pada tahun 2007 ketika ia mengikuti program pelatihan anak muda yang diadakan oleh salah satu unit bisnis YCAB bernama Pelangi.

Shasha memperoleh gelar M.A. dalam Psikologi Industri dan Organisasi dari Universitas Katolik Atma Jaya. Untuk mengasah keahliannya, ia mengikuti pelatihan dan sertifikasi profesional di Amerika Serikat dalam bidang program pelatihan dan pengembangan sebagai pelatih utama dan konsultan profesional.

Pada tahun 2010, ia ikut mendirikan FLIP, Mitra Pembelajaran Strategis & Konsultan SDM, yang menyediakan solusi strategis seperti konsultasi, pelatihan, dan pengembangan modul untuk organisasi.

Sebelum bergabung dengan YCAB, Shasha membagikan ilmu psikologinya dengan menjadi dosen di Universitas Atma Jaya Indonesia dan mengajar mata kuliah pelatihan dan pengembangan organisasi. Ia juga memberikan pelatihan kepada perusahaan-perusahaan mapan di seluruh Indonesia dan Filipina.

Bobby Hartanto

Bobby Hartanto

Komite SDM dan Etika

Bobby Hartanto

Komite SDM dan Etika

Minat Bobby dalam mengembangkan sumber daya manusia terlihat dari prestasi yang diraihnya selama 30 tahun. Ia menunjukkan keberhasilan dalam memimpin, mengelola dan memberikan pelatihan bagi para profesional dan pemuda di Jepang, Abu Dhabi, Austria, Indonesia, Pakistan, serta Filipina dan Amerika Serikat. Untuk mengasah kemampuan profesionalnya, Bobby sudah mengikuti banyak program, antara lain di Universitas Stanford, Harvard Business School, dan Claremont College di Amerika Serikat.

Bobby percaya pada orang dan potensi mereka. Ia berusaha untuk memberikan dampak positif pada orang-orang, yang kemudian akan memberikannya kembali pada orang lain. Nilai yang utama baginya dalam pengembangan sumber daya manusia adalah memberikan kontribusi kepada masyarakat agar dapat mengembangkan potensi, kinerja, dan karier mereka sehingga dapat mengubah tidak hanya dunia, tetapi juga bangsa.

Bobby memperoleh gelar M.A., Psikologi dari Universitas Indonesia dengan konsentrasi studi antarbudaya, pelatihan dan psikologi klinis. Ia juga memiliki pengetahuan psikologi yang luas dengan publikasinya di berbagai media cetak Indonesia.

Bobby bergabung di Departemen Penasihat dan Dewan Sumber Daya Manusia dan Etika YCAB sebelum menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat. Pada saat ini, ia bekerja sama dengan FLIP yang didirikannya pada tahun 2012 yang merupakan hasil dari kecintaannya pada pengembangan dan manajemen sumber daya manusia.

Ali Mardi

Ali Mardi

Komite Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan

Ali Mardi

Komite Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan

Ali memiliki lebih dari dua puluh tahun pengalaman profesional dalam bidang konsultasi keuangan, akuntansi, dan pajak. Pada saat ini, ia berprofesi sebagai Tax Partner di salah satu dari 4 firma akuntan besar. Kecintaannya untuk membantu anak-anak Indonesia mengakses pendidikan (yang lebih baik) tercermin dalam keterlibatannya di YCAB.

Ali lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara jurusan Akuntansi pada tahun 1995. Ia memperoleh gelar MM Strategic Management dari Prasetiya Mulya Business School pada tahun 2015. Ali juga terdaftar sebagai Konsultan Pajak (Brevet C) dan seorang Chartered Accountant (CA) yang terdaftar di Ikatan Akuntansi Indonesia.

Chrisma A. Albandjar

Chrisma A. Albandjar

Komite Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan

Chrisma A. Albandjar

Komite Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan

Chrisma saat ini berprofesi sebagai Chief Communication Officer DANA, salah satu startup dompet digital terkemuka di Indonesia. Ia juga menjabat sebagai Dewan Komisaris Kimia Farma, Badan Usaha Milik Negara Farmasi Indonesia. Dalam Bidang Publik, Chrisma pernah menjadi Penasihat Khusus Kepala Staf Presiden Republik Indonesia dan memiliki pengalaman sebagai Staf Ahli Komisi I DPR RI yang bertanggung jawab dalam bidang Komunikasi Informasi, Urusan Luar Negeri, Intelijen, dan Politik Militer. Dalam sektor swasta, ia berpengalaman sebagai Direktur Akses Pasar, Hubungan Masyarakat, dan Kebijakan di beberapa Perusahaan Multinasional, seperti Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia, Pfizer, dan Microsoft, selain pernah bekerja di perusahaan penyiaran dan telekomunikasi. Chrisma adalah lulusan Universitas Airlangga Surabaya Indonesia dan menerima gelar sarjana Hubungan Internasional dari Departemen Ilmu Sosial & Ilmu Politik. Ia juga penerima beasiswa Fulbright yang memperoleh gelar Master of Arts (dalam Media Elektronik) dari San Francisco State University dan menerima penghargaan tertinggi universitas sebagai mahasiswa pascasarjana yang berprestasi. Ia juga menyandang gelar Master of Business Administration dari Prasetiya Mulya Business School – Jakarta. Pada saat ini, ia sedang mengejar gelar Doktor bidang Administrasi Bisnis di Universitas Pelita Harapan, Jakarta.

Chrisma memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun dalam bidang Informasi dan Komunikasi, Jurnalisme, Manajemen, dan Kebijakan Publik. Sekembalinya dari Amerika, ia banyak terlibat dalam industri telekomunikasi di pedesaan dan isu-isu ICT, khususnya isu kesenjangan digital. Keahliannya dalam bidang informasi, komunikasi, dan kebijakan teknologi informasi membuatnya sering menjadi pembicara di forum-forum terkait. Chrisma pun pernah menduduki beberapa posisi dalam organisasi, termasuk Komite Eksekutif Kamar Dagang Indonesia dan beberapa organisasi nirlaba gerakan sosial pemuda dalam bidang pengembangan kapasitas dan pemberdayaan pemuda, serta kesejahteraan hewan. Sebagai seorang profesional, Chrisma memiliki visi untuk memposisikan kembali paradigma politik dan ekonomi di Indonesia ke paradigma profesional. Chrisma sangat berperan dalam pembentukan peta politik baru Indonesia dan gerakan antikorupsi.

Dewan Konsul

Julianto Sidarto

Julianto Sidarto

Ketua Umum & Strategi dan Penyelarasan

Julianto Sidarto

Ketua Umum & Strategi dan Penyelarasan

Julianto Sidarto adalah pensiunan Managing Director Accenture yang pernah menjabat sebagai Country Managing Director Indonesia, anggota Dewan Kepemimpinan ASEAN Accenture, dan berbagai peran kepemimpinan regional.

Ia memiliki lebih dari 26 tahun pengalaman dalam Konsultasi Manajemen & Operasi, membantu klien mendefinisikan dan melaksanakan perubahan bisnis skala besar.

Klien Julianto mencakup perusahaan swasta dan milik negara di Indonesia, perusahaan multinasional global, dan perusahaan Asia lainnya. Julianto pernah tinggal dan bekerja di Indonesia, AS, Jerman, Singapura, dan Malaysia.

Selain gelar MBA dari UCLA Anderson School of Management di Los Angeles, California, yang diraihnya pada tahun 1988, Julianto juga meraih gelar Master dalam Computer Science dan gelar Bachelor dalam Electrical Engineering dari Johns Hopkins University di Baltimore, Maryland pada tahun 1984.

Pada saat ini, ia menjabat sebagai penasihat manajemen senior / komisaris pada beberapa perusahaan di Indonesia.

Agung Nugroho

Agung Nugroho

Dewan Strategi dan Penyelarasan

Agung Nugroho

Dewan Strategi dan Penyelarasan

Agung Nugroho adalah pelopor sejati, penggagas inovasi, dan driving force dalam dunia teknologi. Karir Agung yang luar biasa dihiasi oleh berbagai perannya dari sebagai seorang visioner teknologi, investor yang suportif, sampai pendiri perusahaan yang sukses, menggambarkan kisah tentang visi yang berani dan dampak yang nyata.

Semasa jabatannya sebagai Direktur Senior di Grab, Agung menunjukkan keahliannya dalam mengarahkan perusahaan teknologi besar, meninggalkan jejak positif dalam sejarah pertumbuhannya. Sebagai CEO dan Co-Founder di Kudo, kepemimpinan Agung mendorong kemajuan Perusahaan, sementara peran sebelumnya sebagai Co-Founder & COO membuktikan dedikasinya terhadap inovasi dan kegiatan operasional yang efektif.

Dalam masa jabatan singkat namun berdampak besar sebagai Summer Associate di Unitus Impact, Agung berkontribusi terhadap perubahan positif. Pengalamannya di The Boston Consulting Group sebagai Konsultan menunjukkan kemampuannya dalam memecahkan persoalan bisnis yang kompleks.
Perjalanan akademis Agung berawal di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan ia lulus dengan gelar Sarjana Teknik Kimia. Agung memiliki gelar Master of Business Administration (MBA) dengan fokus Entrepreneurship – Venture Capital dari Haas School of Business, UC Berkeley, yang memperkaya ilmunya dalam bidang inovasi. Partisipasinya dalam program Grab Leadership Executive Education di Harvard Business School mengasah keterampilan kepemimpinannya. Ilmu yang dituntutnya di London Business School pun menambahkan keahlian keuangannya.

Andre Louhanapessy

Andre Louhanapessy

Konten & Pengembangan Program

Andre Louhanapessy

Konten & Pengembangan Program

Andre Louhanapessy adalah Dekan Studi di University College, The University of Melbourne, dan telah bekerja dalam sektor Manajemen Pendidikan Tersier selama 6 tahun terakhir.

Sebelumnya, Andre bekerja di bidang pembangunan internasional di United Nations Development Programme (UNDP) dan Church World Service di Indonesia selama 9 tahun. Selama masa jabatannya di PBB, tanggung jawabnya meliputi Kepala Klaster Perdamaian dan Pembangunan UNDP Bangladesh, Asisten Khusus Kepala Kantor (Spesialis Program) UNDP Sudan Selatan dan Wakil Kepala Bagian Unit Pencegahan Krisis dan Pemulihan UNDP Indonesia.

Bidang spesialisasi Andre adalah perancangan dan pengelolaan program yang berfokus pada pencegahan konflik, pasca konflik, dan pemulihan pasca bencana. Ia meraih gelar Magister Studi Pembangunan dari University of Melbourne dan gelar Sarjana Teknik Lingkungan dari Universitas Trisakti di Indonesia. Andre adalah anggota Dewan Sekolah untuk Alamanda College P-9 dan merupakan anggota Dewan Direksi Melbourne Girls Grammar School. Andre adalah Anggota Dewan Penasihat Internasional YCAB.

Janine Teo

Janine Teo

Konten & Pengembangan Program

Janine Teo

Konten & Pengembangan Program

Janine Teo mengepalai Solve Education!, sebuah teknologi pendidikan nirlaba dengan misi memberikan pendidikan berkualitas kepada semua orang, yang berfokus pada demografi BOP (Bottom of Pyramid).

Janine adalah seorang wirausaha yang antusias yang telah mendirikan dan menjual berbagai perusahaan dalam industri teknologi, kecantikan, dan barang konsumsi. Selain pengalaman kewirausahaannya, Janine juga memiliki rekam jejak internasional yang luar biasa dalam bidang penjualan, pemasaran, dan manajemen pendapatan di dunia korporat, sebagian besar di industri perhotelan yang sangat kompetitif. Janine memiliki pengalaman bekerja di 8 negara dan telah memberikan pelatihan dan dukungan di berbagai hotel di hampir 100 negara. Sebagai ahli bahasa yang antusias, ia fasih berbicara dalam 5 bahasa.

Makalah penelitian Janine tentang Solve Education!: “Bagaimana game, kecerdasan buatan, dan data besar mengubah pendidikan” dipublikasikan dalam Konferensi Internasional IEEE tentang Game, Seni Game, dan Gamifikasi 2016. Ia juga telah memublikasikan makalah penelitiannya di konferensi IEEE, ACM, dan SCS dalam bidang simulasi paralel.

Pendidikan adalah kunci untuk menangani berbagai tantangan yang kita hadapi di dunia saat ini. Hal ini membuat Janine menjadi pembicara yang bersemangat dalam berbagai topik seperti pendidikan, teknologi pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.

Janine lahir dan besar di Singapura serta memiliki gelar Sarjana Teknik Komputer dari Nanyang Technological University of Singapore.

Desra Percaya

Desra Percaya

Urusan Internasional

Desra Percaya

Urusan Internasional

Desra Percaya adalah diplomat Indonesia dan pada saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Asia, Pasifik, dan Afrika Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Desra diangkat menjadi Duta Besar dan Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York pada Februari 2012. Ia terpilih sebagai ketua Komite Pertama PBB (Perlucutan Senjata dan Keamanan Internasional) pada 4 September 2013. Desra juga pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC), fasilitator badan-badan perjanjian hak asasi manusia, Ketua Kelompok Kerja GNB untuk Perlucutan Senjata, wakil ketua Komite PBB tentang Hak-Hak yang Tidak Dapat Dicabut dari Rakyat Palestina, dan wakil ketua Komite Dekolonisasi PBB.

Desra pernah menjadi Wakil Tetap Indonesia untuk PBB di Jenewa, Swiss. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata pada Direktorat Multilateral di Jakarta antara tahun 2007 dan 2009. Ia pertama kali bergabung dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia pada tahun 1986.

Desra memiliki gelar sarjana dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga di Surabaya, Indonesia. Ia memperoleh gelar master dalam Studi Internasional (Diplomasi) pada tahun 1995 dari Universitas Birmingham. Desra juga menyelesaikan gelar PhD di Universitas Durham. Ia dianugerahi gelar kehormatan Doctor of the University (DUniv) oleh University of Birmingham pada tahun 2014.

Sandro Calvani

Sandro Calvani

Urusan International

Sandro Calvani

Urusan International

Dr. Sandro Calvani
– Penasihat Senior Perencanaan Strategis, Yayasan Mae Fah Luang (di bawah Royal Patronage), Bangkok, Thailand
– Anggota Fakultas Universitas Webster: Isu Kemanusiaan dalam Hubungan Internasional, Magister Seni dalam Hubungan Internasional.
– Mantan Direktur Jenderal UNICRI, Turin, Italia.
– Mantan Direktur Eksekutif, Pusat Keunggulan ASEAN untuk Tujuan Pembangunan Milenium PBB, dan Direktur Kantor Sumber Daya Manusia, Institut Teknologi Asia.
– Anggota Dewan Agenda Global Kemiskinan pada Forum Ekonomi Dunia, Davos dan Dubai.
– Anggota Dewan Ilmiah Lembaga Penelitian Hak Perdamaian Internasional Giuseppe Toniolo, Roma
– Anggota Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu Pengetahuan (AAAS).
– Anggota Asosiasi Profesional Manajemen Perubahan (ACMP).

Pada bulan Juli 2007, Sekretaris Jenderal PBB Mr. Ban Ki-moon menunjuk Sandro dari Italia sebagai Direktur Jenderal Institut Penelitian Kejahatan dan Keadilan Antarwilayah PBB (UNICRI), yang berbasis di Turin, Italia, dengan program di berbagai benua.

Mr. Calvani mengambil alih kepemimpinan UNICRI pada bulan Juli 2007 dan menjadi Direktur ke-8 yang memimpin Institut tersebut sejak didirikan pada tahun 1967. Masa jabatannya berakhir pada bulan April 2010. Sebelum diangkat ke UNICRI, Sandro adalah Direktur UNICRI Kantor UNODC di Kolombia (2004-07).

Mr. Calvani memiliki pengalaman yang signifikan dalam berbagai isu sosial, khususnya dalam bidang bantuan kemanusiaan, pembangunan berkelanjutan, penyelesaian konflik, konvergensi ancaman-ancaman yang muncul dalam keamanan manusia dan bisnis sosial yang diterapkan pada pembangunan pedesaan.

Pada tahun 1988, Mr. Calvani adalah Direktur Pendiri Pusat Bantuan Kemanusiaan dan Pengurangan Bencana Pan-Afrika WHO yang berbasis di Addis Ababa, Ethiopia. Pada tahun 1991 Sandro menjadi Direktur Regional untuk Koordinasi Eksternal Antar Lembaga di Kantor Regional WHO untuk Afrika, yang berbasis di Brazzaville, Kongo.

Pada tahun 1992 Mr. Calvani bergabung dengan PBB. Dia telah membantu organisasi PBB dalam banyak kapasitas. Ia pernah menjabat sebagai Country Director Kantor UNODC di Bolivia (1992-95) dan mengembangkan program terbesar di dunia dalam bidang pembangunan pedesaan alternatif untuk menggantikan tanaman terlarang dengan anggaran sebesar US$45 juta yang melibatkan sekitar 300 kolaborator di seluruh negeri.

Pada tahun 1995, Mr. Calvani menjadi Direktur Kantor Regional UNODC untuk Karibia yang berbasis di Barbados dan bertanggung jawab atas aspek koordinasi pengawasan narkoba PBB di 29 negara dan wilayah di Kawasan tersebut. Di bawah kepemimpinannya, UNODC memfasilitasi pengembangan Program Pengendalian Narkoba Regional terintegrasi pertama yang didukung dan disponsori oleh lebih dari 40 negara.

Pada tahun 1998, Mr. Calvani menjabat sebagai Perwakilan UNODC untuk Lembaga-lembaga Uni Eropa di Brussels, Belgia, dan pada tahun 1999 menjadi Direktur Pusat Regional UNODC untuk Asia dan Pasifik yang berpusat di Bangkok, Thailand. Pada tahun 2002 ia terpilih sebagai Ketua kelompok koordinasi kebijakan HIV/AIDS Regional PBB di Asia yang terbesar di dunia.

Sebelum bergabung dengan PBB, Mr. Calvani bekerja sebagai Asisten Profesor di Universitas Genoa, Italia, di mana sebelumnya ia memperoleh gelar Master dan Dottorato dalam Ilmu Biologi. Pada tahun 1980, ia diangkat menjadi Kepala Departemen Bantuan Pembangunan Caritas, Roma, Italia. Ia kemudian memimpin delegasi Caritas Internasional di FAO, WFP, dan IFAD dan menjadi anggota delegasi LSM Italia untuk Komisi Eropa hingga tahun 1985. Pada tahun 1987, ia diangkat menjadi Koordinator Program Bantuan Luar Negeri Caritas dan menjadi anggota Dewan Pengurus Direktorat Kerja Sama Pembangunan Kementerian Luar Negeri Italia.

Hingga saat ini, Mr. Calvani telah bekerja di 135 negara dan merupakan penulis 20 buku dan lebih dari 600 artikel tentang pembangunan berkelanjutan, bantuan kemanusiaan, kesehatan masyarakat, dan konvergensi ancaman yang muncul dalam keamanan manusia.

Mr. Calvani adalah ilmuwan tamu di Universitas Colorado, Fort Collins. CO. Amerika, di Harvard (JFK School of Government), Cambridge, MA, Amerika, dan di Unniversitas Louvain di Belgia. Ia melanjutkan studi dalam bidang Ekologi Tanah di Laboratorium Ekologi Sumber Daya Alam di CSU, Kesiapsiagaan dan Respon Bencana, Resolusi Konflik dan Kepemimpinan dalam Pembangunan dan telah menerima berbagai penghargaan atas kinerjanya yang luar biasa di Italia dan Kolombia. Mr Calvani menguasai bahasa Inggris, Spanyol, Perancis, dan bahasa ibunya, Italia.

Michael Ramsden

Michael Ramsden

Kesehatan & Spiritualitas

Michael Ramsden

Kesehatan & Spiritualitas

Michael Ramsden adalah Presiden RZIM dan salah satu pendiri Oxford Centre for Christian Apologetics. Ia menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Timur Tengah sebelum kemudian pindah ke Inggris, di mana dia bekerja di Departemen Lord Chancellor menginvestasikan dana. Michael kemudian mengajar yurisprudensi di Universitas Sheffield sambil melakukan penelitian di bidang hukum dan ekonomi.

Michael sangat antusias untuk berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan budaya mengenai pertanyaan-pertanyaan tentang iman, yang sudah dilakukannya selama lebih dari 20 tahun. Ia berdiskusi tentang dunia bisnis, akademi, politik, dan bidang lainnya di seluruh dunia, mulai dari Eropa dan Timur Tengah hingga Asia dan Amerika. Michael membantu mengawasi tim internasional para pembicara RZIM yang berbasis di 16 kantor di seluruh dunia. Michael tinggal di Oxford bersama istrinya, Anne, dan ketiga anak mereka.

Clairine Runtung

Clairine Runtung

Mobilisasi & Inovasi Sumber Daya

Clairine Runtung

Mobilisasi & Inovasi Sumber Daya

Clarine Runtung adalah mahasiswa tahun kedua di Yale School of Management (SOM). Sebelum menempuh pendidikan di Yale SOM, Clarine bekerja di Convergence Ventures, sebuah firma modal ventura tahap awal senilai US$50juta di Jakarta, Indonesia. Sebelumnya, Clarine menjabat sebagai manajer proyek di YCAB dan berfocus pada pendidikan bagi anak muda kurang mampu dan juga menjalani pelatihan manajemen di Franklin Templeton Singapore. Clarine memiliki gelar S1 dalam Keuangan & Kewirausahaan dari Universitas Washington, Seattle. Clarine sangat antusias terhadap pemberdayaan perempuan dan anak muda, serta perpaduan antara teknologi, dampak sosial, dan sektor swasta, khususnya di bidang produk konsumen, pendidikan, dan keberlanjutan.

Devy Suradji

Devy Suradji

Mobilisasi & Inovasi Sumber Daya

Devy Suradji

Mobilisasi & Inovasi Sumber Daya

Devy Suradji adalah seorang ahli pemasaran yang terampil dan advokat sosial yang antusias dengan pengalaman dalam bidang Pemasaran & Layanan selama hampir satu dekade. Devy dinobatkan sebagai Indonesia’s Most Prominent PR Person in 2022 oleh ICONOMICS atas prestasinya yang luar biasa, antara lain menaikkan laba perusahaan dengan signifikan, yaitu 80% atau sebesar 2 triliun rupiah dalam tahun pertama masa jabatannya sebagai Direktur Pemasaran di PT Angkasa Pura, memajukan dan memperluas lebih dari 13 bandara dalam 5 tahun (2019-2022), dan mengembangkan strategi perhotelan jangka panjang yang dipakai oleh pemerintah Indonesia.

Melalui perannya sebagai Penasihat Menteri BUMN & Kantor Presiden Penunjang dan Koordinator Kemitraan Srikandi BUMN pada tahun 2017, Devy mempelopori penciptaan landasan program pengembangan UKM oleh perusahaan-perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Di bawah bimbingannya, konsep Rumah BUMN untuk UKM mendapat dukungan yang belum pernah ada sebelumnya dan tumbuh secara eksponensial dengan lebih dari 400.000 UKM mendapatkan manfaat dari inisiatif ini hanya dalam satu tahun. Devy juga menciptakan program untuk meningkatkan UKM yang dipimpin perempuan di Indonesia dan mengembangkan kampanye Srikandi BUMN bersama mitra-mitra internasional, seperti UN Women. Ia juga mengampanyekan dan berhasil menegakkan Kebijakan Berperilaku Saling Menghargai di Tempat (Respectful Workplace Policy) yang diprakarsai oleh Menteri BUMN di berbagai perusahaan BUMN dan anak perusahaannya untuk memastikan lingkungan kerja yang adil dan mendukung bagi perempuan.

Kontribusi Devy dalam sektor konservasi juga patut diperhitungkan; ia pernah menjabat sebagai Direktur Pemasaran dan Komunikasi World Wide Fund for Nature (WWF) di Indonesia pada tahun 2009-2016. Ia berhasil melaksanakan kampanye penggalangan dana besar-besaran, melibatkan para donor korporat, dan mengembangkan strategi Earth Hour Indonesia yang menjadikannya salah satu gerakan terbesar di dunia.

Devy memperoleh gelar Sarjana Perikanan dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1993. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya untuk meraih gelar Magister Kesehatan & Manajemen Lingkungan di Universitas New Haven pada tahun 1995.

Team Members

Linda Sukandaer

Linda Sukandaer

Chief Operations Officer

Samantha Susilo

Samantha Susilo

Chief of Party (Stakeholder Management)

Saneri Shere

Saneri Shere

Head of Partnership Division

Barnabas Januario

Barnabas Januario

Head of Operation Support Division

Wahono Kolopaking

Wahono Kolopaking

Head of Program Management Division

YCAB International

US USA

Veronica Colondam

Veronica Colondam

CEO

Veronica Colondam

CEO

YCAB Foundation merupakan organisasi pendiri sekaligus organisasi utama dari YCAB Social Enterprise Group, yang didirikan pada tahun 1999 dengan misi memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui inklusi keuangan. Hingga saat ini, YCAB telah menjangkau lebih dari lima juta pemuda dan perempuan berpenghasilan rendah. Yayasan ini memiliki status Konsultatif Umum (General Consultative Status) di Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN ECOSOC) serta menempati peringkat ke-28 LSM terbaik di dunia menurut NGO Advisor 2024.

Sebagai pemimpin pemikiran (thought leader) yang diakui dalam bidang inovasi sosial dan penciptaan dampak, ia telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Asia21 Fellow dari Asia Society (2006), Young Global Leader dari World Economic Forum (2008), EY Social Entrepreneur of the Year (2011), Schwab Foundation Awardee (2012), salah satu dari Forbes Asia’s 48 Heroes of Philanthropy (2015), serta salah satu Asia’s Top Superwomen (2021). Ia juga dua kali menerima penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, masing-masing pada tahun 2001 di Wina dan 2017 di New York. Ia meraih gelar Master of Science dari Imperial College London serta telah menyelesaikan berbagai program eksekutif di bidang kepemimpinan, kewirausahaan sosial, dan investasi berdampak di Harvard Kennedy School, Yale, MIT, INSEAD, Saïd Business School University of Oxford, dan Judge Business School University of Cambridge.

Sejak tahun 2018, ia menjabat sebagai Komisaris Independen PT PNM Indonesia, salah satu lembaga pembiayaan mikro terbesar di dunia dengan portofolio pinjaman lebih dari USD 4 miliar yang melayani lebih dari 15 juta perempuan pelaku usaha ultra mikro. Ia juga merupakan mantan Ketua AVPN, jaringan investasi sosial terkemuka di Asia (2021–2025). Di bawah kepemimpinannya, YCAB berhasil menghimpun lebih dari USD 120 juta dana berdampak untuk memberdayakan pemuda berpenghasilan rendah dan perempuan pelaku usaha ultra mikro.

Menikah dan dikaruniai tiga orang anak, ia memiliki semangat besar dalam membimbing generasi muda agar mampu memimpin dengan tujuan yang jelas serta menciptakan dampak yang berkelanjutan.

Michael Mitterlehner

Michael Mitterlehner

Wakil Presiden

Michael Mitterlehner

Wakil Presiden

Michael Mitterlehner adalah seorang Profesional Investasi di Vitruvian Partners, sebuah perusahaan pendanaan modal pertumbuhan (growth capital fund) yang berbasis di London.

Sebelum bergabung dengan Vitruvian, Michael menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan Rekan Pendiri (Co-Founder) sebuah bisnis e-commerce yang didukung oleh ekuitas swasta (private equity). Di awal kariernya, ia bekerja di Goldman Sachs Capital Partners, di mana ia berfokus pada peluang investasi di sektor ritel dan industri.

Michael memiliki gelar MSc di bidang Administrasi Bisnis Internasional dari Vienna University of Economics and Business Administration dan gelar CEMS Masters di bidang Manajemen Internasional dari HEC Paris.

Keterlibatannya dengan YCAB dimulai selama masa cuti panjang (sabbatical) berdurasi satu tahun, di mana ia bekerja berdampingan dengan para wirausahawan sosial di seluruh dunia, termasuk menghabiskan waktu bersama tim YCAB.

Saat ini, Michael tinggal di London bersama istri dan ketiga anak mereka.

Rick Hariman

Rick Hariman

Bendahara

Rick Hariman

Bendahara

Rick Hariman adalah seorang eksekutif senior strategis dengan lebih dari 28 tahun pengalaman kepemimpinan yang mencakup dunia korporat, konsultasi, dan startup. Ia telah sukses memimpin strategi TI yang transformatif dan inovasi digital untuk lembaga-lembaga keuangan terkemuka di seluruh AS, Kanada, dan Asia.

Ia membawa lebih dari 8 tahun keahlian konsultasi dalam manajemen pemulihan (turnaround management) dan pengembangan bisnis. Rick diakui atas kemampuannya dalam mendorong keunggulan operasional dan transformasi organisasi di dalam lingkungan global yang kompleks.

Saat ini, ia menjabat di dewan penasihat (advisory boards) dan menjadi konsultan bagi jajaran eksekutif tingkat atas (C-suites) korporasi mengenai AI/ML dan Strategi TI. Ia juga merupakan investor aktif di startup AI tahap awal (early-stage), turut membantu membentuk masa depan teknologi.

Sebelum meniti karier sebagai penasihat, Rick menjabat sebagai Chief Information Officer (CIO) dan memegang berbagai peran kepemimpinan senior di perusahaan-perusahaan global. Keahlian intinya terletak pada Transformasi TI, Hubungan Dewan Direksi (Board Relations), dan penskalaan organisasi berbasis teknologi.

Devyta Wijaya

Devyta Wijaya

Sekretaris

Devyta Wijaya

Sekretaris

Devyta adalah seorang pengacara berlisensi di Indonesia dengan lebih dari 5 tahun pengalaman di industri keuangan. Sebelum bergabung dengan YCAB Ventures, ia merupakan seorang associate di sebuah firma hukum Indonesia.

Ia mengawasi berbagai aspek hukum dan kepatuhan (compliance) perusahaan serta menerapkan manajemen risiko yang strategis. Bertindak sebagai perwakilan hukum perusahaan, ia bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan yang berlaku, memberikan nasihat kepada perusahaan mengenai masalah hukumnya, dan menyediakan informasi bagi para pemangku kepentingan (stakeholders).

Sebagai wujud komitmen untuk mendorong investasi berdampak (impact investment) di Indonesia, Devyta menjabat di dewan pengurus Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia sebagai Kepala Divisi Investasi Berdampak (Impact Investment).

SG Singapura

Veronica Colondam

Veronica Colondam

Direktur

Veronica Colondam

Direktur

YCAB Foundation merupakan organisasi pendiri sekaligus organisasi utama dari YCAB Social Enterprise Group, yang didirikan pada tahun 1999 dengan misi memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui inklusi keuangan. Hingga saat ini, YCAB telah menjangkau lebih dari lima juta pemuda dan perempuan berpenghasilan rendah. Yayasan ini memiliki status Konsultatif Umum (General Consultative Status) di Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN ECOSOC) serta menempati peringkat ke-28 LSM terbaik di dunia menurut NGO Advisor 2024.

Sebagai pemimpin pemikiran (thought leader) yang diakui dalam bidang inovasi sosial dan penciptaan dampak, ia telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Asia21 Fellow dari Asia Society (2006), Young Global Leader dari World Economic Forum (2008), EY Social Entrepreneur of the Year (2011), Schwab Foundation Awardee (2012), salah satu dari Forbes Asia’s 48 Heroes of Philanthropy (2015), serta salah satu Asia’s Top Superwomen (2021). Ia juga dua kali menerima penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, masing-masing pada tahun 2001 di Wina dan 2017 di New York. Ia meraih gelar Master of Science dari Imperial College London serta telah menyelesaikan berbagai program eksekutif di bidang kepemimpinan, kewirausahaan sosial, dan investasi berdampak di Harvard Kennedy School, Yale, MIT, INSEAD, Saïd Business School University of Oxford, dan Judge Business School University of Cambridge.

Sejak tahun 2018, ia menjabat sebagai Komisaris Independen PT PNM Indonesia, salah satu lembaga pembiayaan mikro terbesar di dunia dengan portofolio pinjaman lebih dari USD 4 miliar yang melayani lebih dari 15 juta perempuan pelaku usaha ultra mikro. Ia juga merupakan mantan Ketua AVPN, jaringan investasi sosial terkemuka di Asia (2021–2025). Di bawah kepemimpinannya, YCAB berhasil menghimpun lebih dari USD 120 juta dana berdampak untuk memberdayakan pemuda berpenghasilan rendah dan perempuan pelaku usaha ultra mikro.

Menikah dan dikaruniai tiga orang anak, ia memiliki semangat besar dalam membimbing generasi muda agar mampu memimpin dengan tujuan yang jelas serta menciptakan dampak yang berkelanjutan.

Adelle Odelia Tanuri

Adelle Odelia Tanuri

Direktur

Adelle Odelia Tanuri

Direktur

Adelle Tanuri menjabat sebagai Sekretaris Jenderal YCAB Foundation dan Kepala Investasi Berdampak (Head of Impact Investments) di YCAB Ventures, di mana ia turut memimpin IWEF (Indonesia Women Empowerment Fund). Selain itu, ia adalah Rekan Pendiri (Co-founder) dan Direktur Rahasia Gadis, komunitas daring (online) perempuan terbesar di Indonesia yang berfokus pada kesehatan mental, hak-hak perempuan, dan kepemimpinan perempuan.

Adelle memiliki gelar jurusan ganda (double major) di bidang Ekonomi dan Studi Pembangunan dari UC Berkeley dan telah memperluas pengetahuannya dalam bidang Inovasi Bisnis untuk Tanggung Jawab Sosial di University of Geneva, Swiss. Ia juga merupakan alumnus program “Impact Investing for the Next Generation” dari Harvard/University of Zurich bersama UBS.

Dengan jiwa kewirausahaan dan keahlian investasinya, Adelle berupaya menciptakan lebih banyak peluang, pemberdayaan, dan akses pendidikan bagi anak perempuan dan wanita yang prasejahtera dan terpinggirkan di seluruh Indonesia.

Edwin Chitra

Edwin Chitra

Direktur

Edwin Chitra

Direktur

Nina Kosasih

Nina Kosasih

Direktur

Nina Kosasih

Direktur

Follow Us on Social Media

  • Twitter
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • Linked In

Enter Your Email

  • Contact Us
  • About
  • Donate
  • News
  • Terms
  • Privacy

"Apart from the free survey software, we also have access to QuestionPro's free survey templates.
We've found many of them useful and powerful to collect insights from various stakeholders of our organization."

Copyright © 2026 YCAB Foundation. All Rights Reserved.